Tuesday, September 24, 2019

I don't know what love is, until...

Aku adalah orang egois yang cinta kebebasan.
Aku sering berpikir, apa aku bisa jadi laki-laki yang rela meminta maaf meski tidak melakukan kesalahan.
Apa aku rela meladeni sikap manja dan drama perempuan.
Apa aku akan ketemu orang yang membuatku ingin memperjuangkannya, mengeluarkan versi terbaik dari diriku.
Sepertinya waktu tersebut gak akan datang.
Sampai tiba-tiba di saat ku pulang kerja, bayanganmu terus menghantuiku saat ku asyik berkendara.
Bayangan liar penuh kebahagiaan dikala kita menjalin cinta.
Entah kenapa saat itu aku berpikir, sepertinya aku layak mendapat kesempatan untuk mencintai dan dicintai. Aku akan memberi kesempatan kepada diriku sendiri untuk membuka hatiku, meski ada resiko untuk terluka.
Aku ingin memperjuangkan, mengalah, terlibat dalam drama, selama itu bersamamu.
Lagu demi lagu yang penuh cinta kerap kuputar, dan selalu dirimu yang kubayangkan.
Ah, andai ku punya keberanian untuk memulai percakapan...

No comments: